Polda Bali – Polres Buleleng, Hari Kamis tanggal 12 Juli 2018 pukul 08.30 Wita, Bhabinkamtibmas Kubutambahan Aiptu Gede Adiasa bersama Babinsa Sertu Gede Budiawan melaksanalan kegiatan Sambang dan wastor kegiatan HANI ( Hari Anti Narkoba Internasional ) 2018 bertempat di Hall Bali Academy Sekolah SMA Negeri Bali Mandara Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

Kegiatan HANI ( Hari Anti Narkoba Internasional ) dengan Tema ” Menyatukan dan Menggerakkan Seluruh Kekuatan Bangsa dalam Perang Melawan Narkoba , Untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia Yang Sehat Tanpa Narkoba”, dalam peringatan tahun ini, Badan Narkotika Nasional menekankan pentingnya peran keluarga dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika, Hari Anti Narkotika Internasional jatuh setiap tanggal 26 Juni, BNP Bali ikut merayakan HANI sebagai bagian dari komitmen lembaga itu dalam upaya menyosialisasikan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika serta menyosialisasikan program-program BNN, baik yang sudah ada maupun yang akan dilakukan. Dengan memontum Hari Anti-Narkotika Internasional, diharapkan seluruh elemen bangsa menyatukan kekuatan bergerak melawan penyalahgunaan narkotika demi mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa narkotika, di Indonesia terdapat peningkatan penyalahgunaan beberapa zat baru yang memiliki potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan yang belum termasuk dalam Golongan Narkotika yang telah diatur sebelumnya dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 Tahun 2014 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika dan telah menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes/PMK) tentang Perubahan Penggolongan Narkotika No. 2 Tahun 2017 pada 5 Januari 2017, dan diberlakukan 4 hari kemudian oleh Kementrian Hukum dan HAM, total sebanyak 114 jenis Narkotika Golongan I, 91 jenis untuk Narkotika Golongan II, dan 15 jenis Narkotika Golongan III dirilis dalam PMK tersebut, Untuk di Bali tahun 2018 sudah terjadi penurunan 1,41 % pengguna Narkoba dan saat ini dari 34 provinsi di Indonesia untuk Prov. Bali masuk ranking 23 dimana ini sudah sangat baik karena tahun 2017 kemarin Prov. Bali diranking 11, untuk itu kami dari BNP Bali berharap Bali masuk ranking ke 34 dan dinyatakan daerah bersih Narkoba. Data tahun 2018 di Bali pengguna narkoba 55% adalah orang Bali asli sedangkan orang luar Bali 15% dan orang asing 2 %, data itu dilihat dari jumlah korban narkoba yang direhabilitasi maka peran serta keluarga sangat penting bila melihat keluarganya pecandu Narkoba agar segera lapor BNN untuk segera direhabilitasi, dilanjutkan Penyerahan Piagam Penghargaan Kepada Penggiat Anti Narkoba didampingi oleh Ka BNNP Bali, Narkoba adalah ancaman serius bagi generasi penerus Bangsa dan saat ini penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang sangat memprihatinkan, karena sudah menyasar keseluruh lapisan masyarakat, sebab mulai dari dewasa sampai anak-anak, dari kota hingga pelosok desa, ini menjadi ancaman serius terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, Narkoba merusak semangat pemuda, untuk itu kami berharap kepada BNN agar maksimal dalam memberantas Narkoba di Bali, karena dengan Pemuda yang bebas narkoba menjadikan pemuda yang sehat dan semangat dalam membangun Indonesia, menciptakan pemuda yang berprestasi baik pendidikan maupun olahraga, dimana dalam waktu dekat Indonesia akan menggelar Asian Games mari kita doakan para atlet kita memperoleh hasil terbaik.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan lancar hingga berakhir pada pukul 11.30 Wita.

Kapolsek Kubutambahan AKP Made Mustiada.SH, saat di konfirmasi menyampaikan” Wastor yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa ini sebagai bentuk pelayanan Bhabinkamtibmas kepada masyarakat dan sekaligus melaksanakan Wastor kegiatan HANI di Aula SMA N Bali Mandara Kubutambahan agar dapat berjalan dengan aman dan lancar”,demikian ucap Kapolsek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here