Polda Bali – Polres Buleleng, Kapolsek Banjar Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, S.St., mengikuti rapat koordinasi (rakor) Forum sistem pengamanan lingkungan terpadu berbasis Desa adat (Sipanduberadat) di Kecamatan Banjar, Selasa (6/9/22)

Rapat Koordinasi forum Sipanduberadat berlangsung diruang rapat kantor Camat Banjar, Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng dan dihadiri oleh Camat Banjar I Made Mardika,SE, Kapolsek Banjar Kompol Gusti Nyoman Sudarsana,S.St, Komandan Koramil Banjar Kapten infantri Gede Oka, Sekcam Banjar Putu Widiawan,S.Sos., Kanit Binmas Polsek Banjar Iptu Ketut Arnawa, Kasi Trantib Kecamatan Banjar Putu Dony Sugiartha, SH., Bendesa Alitan Majelis Desa Adat Kecamatan Banjar, Juru Raksa Majelis Desa Adat Kecamatan Banjar, Bati Komsos Koramil Banjar, Ketua PHDI Kecamatan Banjar yang diwakili oleh WHDI Kecamatan Banjar, Klian Pecalang Desa Adat Banjar, Sidetapa dan Klian Pecalang Catur Desa Adat Dalem Tamblingan.

Kapolsek Banjar Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, S.St., menyampaikan forum Sipanduberadat yang terbentuk pada tanggal 7 Mei 2021 merupakan program gubernur bali yang tertuang dalam pergub nomer 26 tahun 2020 tentang sistem pengamanan lingkungan terpadu berbasis Desa adat adalah sebuah sistem keamanan yang mengedepankan koordinasi dan sinergitas antara adat dan linmas dengan unsur keamanan dari TNI-Polri danbunsur keamanan lainnya.

“Dengan adanya forum sipandu beradat di tiap-tiap desa diharapkan dapat bisa berperan maksimal memberikan pengamanan dalam setiap kegiatan maupun dalam penyelesaian setiap permasalahan dimasyarakat ditingkat desa,” ucapnya.

Lebih lanjut Kapolsek menyampaikan disamping pengamanan kegiatan dan penyelesaian permasalahan warga baik yang berkaitan dengan adat maupun dengan tindak pidana, Bakamda Badan keamanan desa diharapkan dapat melakukan upaya prefentif atau pencegahan terhadap potensi konflik maupn penyakit masyarakat.

“Selama ini kegiatan Sipanduberadat sudah ada beberapa yang berjalan, hanya saja perlu adanya komunikasi dan koordinasi yang lebih Intens antara semua unsur Bakamda dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda untuk menyamakan persepsi,” kata Kompol Gusti Nyoman Sudarsana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here