Pelaksanaan kegiatan penyekatan yang dilaksanakan Tim Gabungan dipantau langsung Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H., bersama dengan Waka Polres Kompol Yusak Agustinus Sooai, S.I.K.

Sedangkan dimasing-masing titik pos sekat pelaksanaannya langsung dipimpin dari tingkat Kabag dan Kasat dijajaran Polres Buleleng, sehingga pelaksanaan ini dilakukan secara all out untuk mencegah meningkatnya mobilitas masyarakat pada sector non esensial seperti Intruksi Mendagri dan Surat Edaran Gubernur Bali untuk pelaksaan kegiatan sector non esensial ditutup diberlakukan 100 % WFH.

Hasil kegiatan pelaksanaan penyekatan pada sore hari ini yang dimulai pada pukul 17.00 wita sampai dengan pukul 19.00 wita pada 5 titik pos sekat melaksanakan pemeriksaan sebanyak 1.342 unit kendaraan. Beberapa kendaraan yang diputar balikan dalam pemeriksaan sebanyak 89 unit kendaraan terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 79 unit, kendaraan roda empat sebanyak 9 unit dan kendaraan roda enam sebanyak 1 unit.

Selesai melakukan penyekatan kemudian tim gabungan yustisi melakukan patroli didalam kota Singaraja untuk memastikan pendisiplinan penerapan untuk tidak membuka usaha pada pukul 20,.00 wita. Dari hasil patrol yang dilaksanakan tim gabungan tidak ada menemukan adanya warung makan dan aau pertokoan yang buka kecuali apotek.

Kabag Ops atas seijin Kapolres Buleleng menyampaikan, penyekatan ini dilakukan untuk menurunkan mobilitas masyarakat yang tidak berkepentingan karena dalam pantauan melalui Google traffic masih hitam yang artinya, menunjukkan mobilitas masyarakat masih tinggi, sehingga dengan dilakukan penyekatan seperti ini tidak terlihat lagi kegiatan mobilitas masyarakat yang tinggi, disamping itu juga tujuan yang paling utama adalah mencegah mewabahnya covid 19 serta menurunkan terkonfirmasinya masyarakat dari covid 19, ceusnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here