Kegiatan pos sekat yang dilaksanakan pada hari ini Selasa (13/7/2021) di 5 titik yang ada didalam kota Singaraja terlihat nampak berbeda. Sebelumnya tim gabungan terdiri dari personel Polres Buleleng, Sat Pol PP Pemkab Buleleng, kali ini hadir Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng bahkan Perlindungan Masyarakat ( Linmas) Desa Banyuasri . Pelaksanaan kegiatan penyekatan yang dilaksanakan Tim Gabungan dipantau langsung Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H., bersama dengan Waka Polres Kompol Yusak Agustinus Sooai, S.I.K.

Sedangkan dimasing-masing titik pos sekat pelaksanaannya langsung dipimpin dari tingkat Kabag dan Kasat dijajaran Polres Buleleng, sehingga pelaksanaan ini dilakukan secara all out untuk mencegah meningkatnya mobilitas masyarakat pada sector non esensial seperti Intruksi Mendagri dan Surat Edaran Gubernur Bali untuk pelaksaan kegiatan sector non esensial ditutup diberlakukan 100 % WFH.

Kapolres Buleleng menyampaikan, kehadiran Linmas dalam kegiatan tersebut untuk nantinya dapat dilaksanakan pada tingkat desa untuk berperan aktif serta melaksanakan kegaitan pembatasan mobilitas masyarakat di desanya yang dilaksanakan bersama-sama dengan Tim PPKM Mikro Sekala Kelurahan/Desa dengan maksud dan tujuan untuk mencegah mewabahnya covid 19 dan menurunkan terkonfirmasinya covid 19 di masyarakat.

Hasil kegiatan pelaksanaan penyekatan yang sebelumnya dihari Senin tanggal 12 Juni 2021, putar balik kendaraan pada 5 titik pos sekat yang dilaksanakan di dalam wilayah kota Singaraja sebanyak 299 unit kendaraan, pada hari ini Selasa (13/7/2021) hanya 151 unit kendaraan yang dilakukan putar balik.

Dari 151 kendaraan yang diputar balik terdiri dari 136 kendaraan roda dua dan roda empat sebanyak 15 unit dan terhadap kendaraan roda enam pada hari ini tidak ada yang diputar balikan.

Harapan Kapolres Buleleng agar masyarakat untuk tetap mematuhi penerapan PPKM Darurat Covid 19 , khususnya pada sector non esensial ditutup, diberlakukan 100 % work from home(WFH) dan untuk pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama penerapan PPKM Darurat Covid 19.

Kabag Ops atas seijin Kapolres Buleleng saat melaksanakan kegiatan penyekapan di Pos Sekat Banyuasri menyampaikan, penyekatan ini dilakukan untuk menurunkan mobilitas masyarakat yang tidak berkepentingan karena dalam pantauan melalui Google traffic masih hitam yang artinya menunjukkan mobilitas masyarakat masih tinggi, sehingga dengan dilakukan penyekatan seperti ini tidak terlihat lagi kegiatan mobilitas masyarakat yang tinggi, disamping itu juga tujuan yang paling utama adalah mencegah mewabahnya covid 19 serta menurunkan terkonfirmasinya masyarakat dari covid 19, ceusnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here