Polda Bali – Polres Buleleng, setelah pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM bersubsidi, Kapolsek Banjar Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, S. St., turun langsung bersama anggota melaksanakan Patroli sekaligus wastor SPBU Dencarik Kecamatan Banjar, Sabtu petang (3/9/22)

Kapolsek Banjar Kompol Gusti Nyoman Sudarsana disela-sela kegiatannya menyampaikan bahwa kegiatan Patroli di SPBU ini sebagai upaya nya untuk menjaga keamanan wilayah dan mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas yang mungkin terjadi yang disebabkan oleh adanya kenaikan harga BBM bersubsidi.

“Astungkara dari pantauan kami di SPBU 54.811.09 Dencarik, aktifitas masih tetap berjalan normal tidak ada hal-hal yang berpotensi terjadi nya gangguan kamtibmas maupun antrian panjang dari para konsumen yang mengisi BBM , semua berjalan normal dan lancar,” Ujarnya.

Untuk Harga BBM bersubsidi saat ini setelah mengalami penyesuaian( kenaikan) harga, Solar yang semula seharga Rp 5.150/ liter, kini naik menjadi Rp 6.800/liter, Pertalite yang awalnya seharga Rp 7.650/liter kini menjadi Rp 10.000/liter.

Kenaikan harga juga terjadi pada jenis BBM Pertamax yang semula seharga Rp 12.500/liter, kini menjadi Rp 14.500/liter atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 2000,- / liter nya.
Sedangkan untuk jenis BBM non Subsidi seperti jenis Dexlite tidak mengalami kenaikan harga yakni tetap seharga Rp 17.100/liter.

Kapolsek Banjar juga menyampaikan hasil wawancara yang dilakukan dengan salah satu staf SPBU dimana untuk stok BBM jenis Solar sebanyak 3643 liter, Pertalite sebanyak 29273 liter, Pertamax sebanyak 27.819 liter dan BBM jenis Dexlite sebanyak 17724 liter.

“Jumlah tersebut diperkirakan mencukupi sampai pada pendistribusian BBM selanjutnya yang akan dilakukan pada hari Senin tgl. 5 September 2022, yaitu Solar 8 Ton dan Pertalite 16 Ton” Tandasnya.

SPBU Dencarik beroperasi setiap hari mulai Pkl. 05.00 WITA hingga Pkl. 22.00 WITA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here