Kapal perintis Sabuk Nusantara 51 yang memuat penumpang dari daerah Kangian dan Sepeken (Madura) yang bersandar/berlabuh di dermaga III Pelabuhan laut Celukan Bawang pada hari ini Sabtu tanggal 5 Novembere 2022 sekira pukul 11.00 wita mendapatkan perhatian khusus dari personel Polres Buleleng yang melaksanakan pengamanan di wilayah kawasan laut Pelabuhan Celukan Bawang.

Jumlah penumpang Kapal Perintis Sabuk Nusantara 51, sebanyak 96 orang dan tidak lagi melanjutkan perjalanannya sebanyak 85 orang dan sisa penumpang kapal melanjutkan perjalannya sampai kedaerah Pelabuhan yang ada di Bima dan sebelumnya berlabuh di salah satu Pelabuhan yang da di Lombok.

Satu persatu penumpang yang turun dari kapal dipelabuhan laut Celukan Bawang dilakukan pemeriksaan personel Polres Buleleng dengan instansi terakit yang ada di wilayah dermaga, baik dari tanda pengenal berupa KTP dan pemeriksaan barang bawaan serta badan. Bahkan kendaraan yang dibawa penumpang dan dimuat di kapal tidak luput dari pantauan dan pemeriksaan surat-surat kendaraan.

Sasaran pemeriksaan terhadap barang terutama barang bawaan berupa bahan peledak, senjata tajam maupun barang lain yang diduga dapat mengganggu gangguan kamtibmas.

Tujuan pemeriksaan untuk mengetahui bahwa para penumpang yang turun dari kapal perintis Sabuk Nusantara 51, penumpangnya benar-benar tidak ada membawa barang larangan dan juga sudah dilengkapi dengan identitas diri.

Awalnya personel Polres Buleleng yang terlibat dalam pengamanan dalam rangka kegaitan KTT G20 di wilayah laut Pelabuhan Celukan Bawang melaksanakan simulasi tentang bagaimana caranya untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang dan barang yang dibawa saat turun dari kapal, sehingga pada saat adanya kapal perintis yang menurunkan penumpang, moment tersebut dipergunakan untuk secara langsung melaukan kegiatan simulasi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kabag Ops Polres Buleleng KOMPOL Gusti Alit Putra, yang didampingi Kasubsatgas dan Perwira Pengendali yang terlibat dalam operasi Puri Agung 2022 dalam pengamanan KTT G20 yang akan berlangsung mulai tanggal 8 November 2022.

Kabag Ops menyampaikan, pemeriksaan yang dilakukan terhadap penumpang perintis Sabuk Nusantara 51 untuk meyakinkan bahwa para penumpang yang turun di Pelabuhan laut Celukan Bawang, tidak ada yang membawa bahan-bahan yang berbahaya yang dapat mengganggu kamtibmas dalam situasi kegiatan KTT G20 di Bali, ucapnya.

“dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya penumpang kapal yang turun membawa barang-barang yang berbahaya dan semua penumpang memiliki identitas diri dengan Kartu Tanda Penduduk”, tegas Kabag Ops.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here