Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K., M.H., tidak henti hentinya melakukan analisi dan evaluasi (anev) terhadap mobilitias masyarakat di wilayah Buleleng dalam penerapan PPKM Darurat Covid 19. Dan dari Anev yang dilakukan mulai hari Jumat tanggal 16 Juli 2021 tetap dilaksanakan kegaitan penyekatan ditambah dengan pengalihan arus kendaraan.

Kegiatan pelaksanaan pembatasan mobilitas di pos sekat yang ada diwilayah Kota Singaraja pada hari ini Jumat (16/7/2021) masih tetap dilakukan pada 5 titik pos sekat diantaranya di daerah Penarukan, Jalan Gempol. Daerah Beratan, di Jalan Udayana dan di Jalan Ahmad Yani tepatnya didepan Pasar Banyuasri yang dimulai dari pagi pukul 07.00 s/d 09.00 wita, siang hari mulai pukul 11.00 s/d 12.00 wita dan pukul 13.00 s/d 14.30 wita.

Pada titik pos sekat yang ada di daerah Penarukan terhadap kendaraan yang datang dari arah timur diarahkan masuk kedalam terminal penarukan dan ditempat tersebut dilakukan pemeriksaan terhadap mobilitas masyarakat, begitu juga pos sekat yang didepan pasar banyuasri untuk mobilitas kendaraan roda empat dialihkan ke jalan Sudirman dan masuk ke halaman dinas perhubungan dan keluar melalui jalan Teleng, sedangkan di 3 titik lainnya dilakukan pemeriksaan tanpa adanya pengalihan arus.

Dalam pelaksaan pemantaun mobilitas masyarakat yang dilakukan pada pagi hari, telah dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat sebanyak 2.625 unit kendaraan terdiri dari 2.162 unit kendaraan roda dua, 448 unit kendaraan roda empat dan 14 unit kendaraan roda enam. Kemudian kendaraan yang diputar balikan sebanyak 674 unit kendaraan terdiri dari 526 unit kendaraan roda dua, 146 unit kendaraan rodak empat dan 2 unit roda enam.

Sedangkan kegiatan pada sore hari telah dilakukan pemeriksaan kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat sebanyak 2.445 unit kendaraan terdiri dari 2.005 unit kendaraan roda dua, 432 unit kendaraan roda empat dan 109 unit kendaraan roda enam. Kemudian kendaraan yang diputar balikan sebanyak 187 unit kendaraan terdiri dari 133 unit kendaraan roda dua, 54 unit kendaraan rodak empat dan untuk roda enam tidak ada.

Terhadap pengemudi kendaraan yang diputar balikan karena sebagian bekerja pada sector non esensial dan juga terhadap pengendara yang tidak memiliki kepentingan apapun hanya sebatas untuk jalan-jalan atau kesuatu tempat hanya untuk berkunjung.

Disarankan bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan yang sangat perlu dan mendesak diharapkan untuk tetap dirumah saja untuk mencegah terkomfirmasinya covid 19.

Kegiatan disetiap pos sekat dilaksanakan Tim Gabungan Yustisi yang terdiri dari Polri, Sat Pol PP, Dishub dan BPBD Kabupaten Buleleng.

Kapolres Buleleng menyampaikan, pengalihan kegiatan ini dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat yang tidak berkepentingan untuk mengurangi kegiatan diluar rumah di saat diberlakukannya PPKM Darurat Covid 19 sehingga mengurangi masyarakat yang terkonfirmasi covid 19 serta memutus mewabahnya covid 19, cetusnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here