Kedatangan Waka Polda Bali BRIGJEN POL Drs.Ketut Suardana,M.Si pada hari Selasa (22/6/2021) pukul 14.30 wita ke Polres Buleleng diterima langsung Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H., beserta para pejabat utama Polres Buleleng.

Kapolres Buleleng menyampaikan bahwa kedatangan Waka Polda Bali yang kemudian memberikan arahan diruang command center, disamping diikuti secara Luring ( Luar Jaringan ) atau secara langsung, juga diikuti secara Daring ( dalam jaringan / on line) melalui zoom metting oleh personel Polres Buleleng dan juga personel jajaran Polsek dengan jumlah peserta daring sebanyak 368 personel.

Arahan yang disampaikan Waka Polda Bali bahwa kinerja polisi Polda Bali telah dilakukan survey oleh tim indevenden dan dari hasil survey yang dilakukan kinerja Polisi dinilai cukup bagus.

Terlihat dalam lingkungan kerja Polres Buleleng telah memasang 10 (sepuluh) prinsip-prinsip dasar sebagai anggota Polri dalam mewujudkan Polda Bali yang Presisi. Dengan adanya program Kapolri yang Presisi agar seluruh personel Polri untuk selalu mengawal 177 rencana aksi program perioritas Kapolri.

Terdapat 3 publik konsen yang harus dilaksanakan, pertama Peningkatan kualitas hidup masyarakat, yakni polisi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kedua Pendekatan kemanusiaan artinya Polisi harus humanis, saling menghormati, saling asah-asih dan asuh dan ketiga Polisi sebagai penjaga peradaban manusia yakni norma-norma yang ada dalam masyarakat dijaga oleh Polisi.
Ukuran Polisi berhasil ketika meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap norma norma hukum. Sehingga diperlukan tingkah laku kita di masyarakat untuk dapat berinteraksidan bergaul dengan baik.

Waka Polda Bali menyampaikan pesan kepada pimpinan yang ada disatuan kerjanya bila menemukan personel yang melanggar etika dan atau norma yang dapat merusak citra baik dirinya sendiri maupun kesatuan, agar pimpinan menanyakan terlebih dahulu penyebab dan kenapa hal tersebut dilakukan dengan cara memanggil yang bersangkutan, kenali masalahnya serta dicarikan penyelesaian masalahnya dan memberikan solusi.

Ditekankan kembali dalam zomm metting yang diikuti 368 personel, bahwa dalam karakter Building sebenarnya ada dua : Pertama Problem Preventing beruba : percaya diri, waspada ancaman, hidup sederhana dan cari atau lakukan hobby positif. Sedangkan Problem Solving yakni : berani menghadapi masalah, bertanggung jawab dan berkomitmen untuk keluar dari lingkaran masalah.
Terakhir Waka Polda Bali memberikan pesan tentu kepada personel Polri yang masih muda muda apa yang diperbuat sekarang menentukan masa depan personel itu sendiri sehingga untuk itu hati hati dalam bertindak, berfikir dulu sebelum ditindak, karena waktu tak akan pernah kembali dan akan berputar terus, semua akan berakhir.

“ Selalu menjaga kesehatan karena kekayaan yang terbesar adalah kesehatan, sesibuk apapun sempatkan diri untuk berolah raga dan pola hidup sehat dan bersih, yakinkan diri bahwa hidup kita sangat berharga dan bermanfaat untuk keluarga maupun orang lain “, imbuhnya.
“ Tingkatkan keyakinan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dan dalam situasi pandemic covid 19 selaku mengikuti prokes dan tingkatkan imun”, ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here